Bagi
kalian yang hobi jelajah tempat baru, Nusa Penida patut dimasukkan dalam
travel-list nih. Sekarang, untuk jalan-jalan ke pulau yang berada di sebelah
Timur pantai Sanur sudah sangat mudah dengan berbagai kemudahan fasilitas.
Mulai dari menjamurnya jasa kapal fast-boat dengan berbagai pilihan waktu
penyebrangan, banyaknya persewaan motor/mobil yang akan menjadi andalan
transportasi selama di pulau, sampai pada banyaknya pilihan hotel dengan berbagai
harga dan restoran. Banyak sekali penawaran paket trip menuju Pulau Penida.
Bagi kalian yang tidak mempunyai banyak waktu liburan dan tidak banyak waktu
pula untuk mempersiapkan dan membuat itinerary perjalan, maka ada baiknya
memilih untuk mengikuti open trip travel, jadi kalian tidak perlu repot
memikirkan segala persiapan dan akomodasi selama liburan. Tapi bagi kalian yang
ingin menikmati pulau tanpa harus dikejar-kejar waktu, maka sangat disarankan
untuk merencanakan liburan kalian sendiri.
 |
Paluang Cliff Terletak tepat dibelakang Kelingking Beach |
Sedikit
berbagi pengalaman mengenai perjalanan ke Nusa Penida, saya memilih untuk
mengurus sendiri semuakeperluan liburan saya di Pulau Penida, karena memang
disana semua fasilitas sudah lengkap dan memungkinkan bagi saya untuk jalan
sendiri tanpa tour-guide. Perjalanan dimulai dari pantai Sanur. Disini akan
banyak ditemui penyedia jasa fast-boat penyebrangan ke Pulau Nusa Penida atau
Pulau Nusa Lembongan. Tiket kapal bisa dibeli on the spot, bisa juga dibeli
melalui online. Namun jika kamu liburan di saat high-season seperti musim-musim
libur panjang, saya sarankan membeli tiket online untuk mengantisipasi
kehabisan tiket. Tapi, bagi yang ingin membeli tiket on the spot, saya sarankan
untuk melakukan survey harga terlebih dahulu, jangan sampai membayar harga yang
jauh lebih tinggi dari harga online, karena banyak penyedia jasa kapal memasang
harga yang sangat tinggi di brosur dan di banner yang mereka pasang di counter.
Kemarin saya membeli tiket online melalui gotravela dan gopenida, kedua
provider online ini pun memberikan harga yang berbeda walau menggunakan kapal
yang sama. Harga tiket online sekitar 80-90 ribu bagi wisatawan domestik dan
100-130 bagi wisatawan asing untuk one-way tiket. Namun, harga yang tertera di
brosur dan banner resmi sekitar 300ribu sekali jalan. Perbedaan harga inilah
yang membuat saya memilih untuk membeli tiket online, walaupun saya banyak
membaca di blog travel bahwa harga tiket kapal hanya 75ribu, namun sayangnya,
saya kurang beruntung untuk bisa mendapatkan harga tersebut.
 |
| Fast boat yang digunakan untuk menyebrang ke pulau |
Oh
iya, ada beberapa pelabuhan di Nusa Penida. Misalnya, Banjar Nyuh dan Toyapakeh
yang ada di sebelah Barat pulau, lalu pelabuhan Sampalan yang ada di sebelah
Timur. Kalau kalian ingin mengunjungi destinasi seperti Kelingking beach,
Broken beach, Angel Billabong, Cyrstal Bay, saya sarankan untuk memilih kapal
yang turun di pelabuhan Banjar Nyuh. Namun, kalau ingin mengunjungi Atuh beach,
Semela Beach, Bukit teletubies, Thousands islands viewpoint, Goa giri putri,
maka saya sarankan turun di pelabuhan yang ada di sebelah Timur. Jika berencana
mengunjungi Kelingking Beach, lebih baik datang pagi sebelum jam 8 pagi. Kalau
kalian kesiangan suasana di kelingking ramai padat pengunjung, padahal arealnya
sempit sekali, dan jalan turun menuju pantai harus melalui banyak tangga yang sempit,
berpasir dan cukup terjal dan harus antri panjang sekali untuk berfoto di spot
yang bagus.
 |
Kelingking Beach (foto diambil jam 6 pagi, masih belum ada pengunjung lain) |
 |
| Angel Billabong |
Setelah
berburu tiket kapal, selanjutnya adalah berburu penginapan yang nyaman selama
di pulau. Ada banyak pilihan hotel yang bisa disesuaikan dengan kemampuan
kantong. Sedikit info, wilayah Nusa Penida saya bagi menjadi kawasan pantai dan
kawasan bukit. Kawasan pantai berada di sisi utara pulau, membentang dari Barat
ke Timur dengan kondisi jalanan yang ramai, banyak restoran, dekat keramaian
dan banyak hiburan malam. Jadi, kalau kalian memerlukan semua fasilitas tadi,
saya sarankan untk mencari hotel di kawasan utara di sepanjang jalan Ped-Buyuk.
Namun, jika ingin menikmati keheningan malam, menikmati bintang, menikmati
suasana gunung, maka saya sarankan mencari hotel di areal perbukitan. Tapi,
jika memilih hotel di area perbukitan, maka perlu berhati-hati jika kembali ke
hotel ketika malam hari, karena jalanan yang sepi, gelap, berkelok, naik-turun,
dan sangat susah mencari penjual bensin yang masih buka di malam hari, jadi
pastikan bensin kendaraan cukup sampai tujuan.
Transportasi
untuk berkililing pulau juga sudah tersedia banyak pilihan sesuai dengan
kondisi keuangan. Sewa motor dan mobil ada banyak di pelabuhan, bisa memilih
dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Sewa motor matic dengan harga 70-80
ribu/hari, sewa mobil sekitar 200-300. Untuk transportasi, pastikan bensin
kendaraan selalu cukup untuk mencapai tempat tujuan, karena di pulau hanya ada
3 pom bensin yang semuanya ada di sisi utara pulau, di areal lain bensin dapat
dibeli eceran di warung-warung warga, dan tidak banyak warung yang buka sampai
malam. Kondisi jalanan di pulau sudah bagus dan halus, namun jalan menuju
kelingking beach dan broken beach ada beberapa KM yang jalannya masih berbatu
dan rusak parah. Jadi untuk yang memilih motor sebagai transportasi andalan,
harus bersiap untuk menerjang jalan rusak dan berdebu ketika musim kemarau, dan
jalan yang sangat licin ketika musim penghujan.
 |
Atuh Beach Foto dari atas bukit, kalau mau ke pantai harus menuruni tangga yang cukup curam |
 |
Broken Beach (Terletak di areal wisata yang sama dengan Angel Billabong) |
Komentar
Posting Komentar