"Selamat
menempuh hidup baru." Sepenggal kalimat yang sering diucapkan ketika
menghadiri acara pernikahan. Bagiku menikah memanglah awal dari hidup baru,
setiap pasangan punya ceritanya masing-masing, dan inilah ceritaku!
| Buket & cincin nikah |
Setelah selesai rangkaian acara
pernikahan, aku mantab resign dari pekerjaanku sebagai guru di sekolah
internasional di Surabaya untuk ikut menyusul suami tinggal di Qatar. Namun
sayang, segala rencana yang telah kami susun untuk memulai hidup baru
terkendala oleh pandemi covid-19. Hampir semua negara menutup akses keluar
masuk ke negaranya untuk membendung wabah. Setelah beberapa bulan menunggu,
akhirnya bulan Oktober 2020 Qatar mulai membuka pintu bagi pendatang sudah
memiliki visa.
Hanya seminggu persiapan untuk berangkat ke Qatar, saat itu masih berpikir bahwa wabah mulai melandai dan bisa kembali hidup normal seperti sebelum pandemi, maka tidak banyak barang khusus yang kusiapkan, mengingat perlu 7 hari hotel karantina ketika tiba di Qatar, dan masih bisa kembali ke Indonesia setelah selesai mengurus Resident Permit. Tapi ternyata, travel antar negara dimasa pandemi tidak semudah itu fergusooo...
Tulisan
selanjutnya akan banyak mengulas tentang perjalanan antar negara selama pandemi
dan culture-shock setelah pindah ke Qatar.
Stay
tune!!
Komentar
Posting Komentar