Privilege Penduduk Qatar / Rakyat Qatar sudah kaya raya sejak lahir

Lagi rame nih bahas privilege orang-orang yang udah mapan dan sukses. Banyak yang mengkaitkan sukses yang mereka raih karena emang punya privilege untuk menjadi lebih daripada orang lain yang lahir tanpa bekal privilege dari keluarga mereka. Sebenarnya apa sih privilege itu? Privilege bisa disamakan dengan hak istimewa yang didapat dari keluarga, ras atau golongan mayoritas masyarakat. Misalnya anak orang kaya dengan segala fasilitasnya, kecenderungannya untuk menjadi sukses dan kaya akan jauh lebih besar dibandingkan dengan anak orang miskin. Memang semua kembali pada usaha dan ketekunan masing-masing orang, tapi setidaknya privilege bisa membantu untuk mewujudkan mimpi dengan lebih mudah.

Trus kira-kira ada gak ya privilege jadi penduduk dari negara yang kaya raya seperti Indonesia? Hehe... Pasti ada koq, kalau kita hidup jauh dari Indonesia pasti udah bisa ngrasain apa sih enaknya hidup di Indonesia. Ya biasalah, kalau deket kan bawaannya berantem,tapi  kalau jauh rindu.

Skip! Kali ini mau bahas tentang Qatar aja ya.


Qatar National Museum

Apa aja sih privilege jadi penduduk negara Qatar? Nih, hasil pengamatanku:

1.     Sudah pasti kaya raya dari lahir

Sebagai penduduk dari negara yang makmur & kaya raya, pastilah penduduknya juga kaya raya. Bukankah segala sumber daya bumi yang menyangkut kemaslahatan orang banyak dikuasai oleh negara untuk diolah sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat? Kalau negara bisa kaya dari hasil minyak dan gas bumi, pastilah penduduknya juga ikut merasakan kemakmuran tersebut. Ini sih di Qatar ya, gak tau deh tu negara tetangga yang punya segala sumber daya alam tapi rakyatnya koq banyak yang kelaparan.

2.     Landlord / tuan tanah yang punya properti apartemen, villa dan bangunan komersil lainnya

View of Doha City Center

Walau jumlah penduduk Qatar hanya sekitar 30% dari total populasi Qatar yang didominasi oleh pekerja migran, tapi negara Qatar benar-benar melindungi rakyatnya dari kemungkinan penindasan/ penjajahan modern dari para pendatang. Pendatang tidak boleh memiliki properti dengan hak milik di Qatar. Selama apapun para pendatang tinggal di Qatar, selamanya ia harus membayar uang sewa rumah/ apartemen kepada pemilik properti, yaitu penduduk Qatar. Jadi, penduduk Qatar benar-benar memiliki passive income yang sangat besar dari bisnis properti mereka.

3.     Rakyatnya gak perlu bayar pajak

Pajak menjadi salah satu pemasukan negara yang akan digunakan untuk membiayai operasional negara dan membangun fasilitas umum. Kalau dinegara lain, rakyatnya merasa tercekik dengan pajak yang tinggi, tapi di Qatar rakyatnya bebas dari Pajak!! Gak ada ceritanya bayar pajak listrik, air, apalagi pajak penghasilan! Duh, kayaknya disini gak ada kantor pajak deh.

Failitas mewah di metro bus station, Pearl Qatar.
Bisa membangun fasilitas umum yang mewah tanpa pajak dari rakyat.

4.     Gak usah kerja, negara udah bagi-bagi duit tiap tahun.

Udah gak perlu bayar pajak, malah dapat bagi hasil dari keuntungan perusahaan negara tiap tahunnya. Pemasukan terbesar dari keuangan negara Qatar berasal dari hasil eksplorasi minyak bumi dan gas alamnya. Pemasukan negara yang begitu besar dan penduduk Qatar yang tak lebih dari 400.000 jiwa, memungkinkan Qatar menjadi negara kecil yang sangat kaya raya tanpa memungut pajak dari rakyatnya.

5.     Beasiswa sekolah di dalam/luar negeri sampai kuliah.

Qatar sangat sadar akan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan, untuk mendukung peningkatan kualitas SDM dalam negeri, maka Qatar membuka seluas-luasnya kerja sama pendidikan dengan negara lain, khususnya negara Barat untuk  membuka cabang universitasnya di Qatar. Selain itu, Qatar juga membuka program beasiswa bagi Qatari yang ingin melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun luar negeri, semua biaya akan ditanggung oleh negara.

6.     Bebas memilih pekerjaan yang diminati / Lahir untuk menjadi pemimpin

Setelah lulus kuliah tinggal pilih mau kerja dimana & sudah pasti karirnya akan sangat cepat. Biasanya ditahun-tahun awal akan magang kerja disuatu perusahaan, lalu ditahun ketiga akan mulai menjabat sebagai manager, dan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi CEO jika dinilai mampu. Qatari memang disiapkan untuk menjadi pemimpin di suatu perusahaan/ lembaga, tenaga ahli boleh mengambil dari pekerja luar negeri, tapi pemimpin tetap harus seorang Qatari.

7.     Bunga pinjaman bank yang sangat rendah

Pinjaman dengan bunga rendah ditujukan untuk menjadi stimulus bagi Qatari untuk membangun properti dan mengembangkan usaha. Banyak Qatari yang mengajukan pinjaman di bank untuk membangun properti yang akan disewakan kepada para pekerja migran.

8.     Lebaran 2021 Emir Qatar serahkan sejumlah uang pribadinya untuk membayar hutang rakyat Qatar di bank

Nikmat mana lagi yang Qatari dustakan? Sudah dapat bagi hasil dari negara, gak perlu bayar pajak, sekolah dibiayai, hutang pun dilunasi. Sungguh luar biasa kebaikan hati seorang raja yang tidak serakah dan memikirkan kemakmuran rakyatnya. Semoga semakin banyak pemimpin dan pembuat kebijakan mendahulukan kepentingan rakyat dibanding kepentingan golongan. Amin.

Komentar